top of page

News Title

Jangan Menyembah Ilah-ilah Lain

Ulangan 12:29 - 13:18

2024-04-17

Setelah penduduk Kanaan ditaklukkan dan bangsa Israel menduduki Tanah Kanaan, mereka harus mewaspadai bahaya pengaruh agama setempat (12:29-31). Musa mengingatkan, “Maka hati-hatilah. Jangan sampai engkau kena jerat dan mengikuti mereka, setelah mereka dipunahkan dari hadapanmu.” (12:30a). Perhatikan kata kerja “hati- hati” (shamar; lihat renungan dua hari yang lalu) yang digunakan Musa. Kata ini digunakan sehubungan dengan kehati-hatian menyangkut hidup dalam ketaatan. Kita perlu sangat hati-hati dalam hal-hal yang bisa menggoyahkan iman kita, antara lain godaan untuk menyesuaikan diri dengan dunia dalam hal-hal yang menyangkut ibadah. Musa memberikan nasihat: Jangan sampai engkau bertanya-tanya tentang ilah- ilah mereka dengan berkata: “Bagaimana bangsa-bangsa ini beribadah kepada ilah-ilah mereka? Aku pun mau berlaku begitu.” (12:30b). Pada masa kini, pengetahuan yang hampir tidak terbatas yang bisa kita akses harus kita cerna dengan penuh kewaspadaan. Sebagian besar pengetahuan—termasuk dari sumber non-Kristen—bisa sangat bermanfaat, tetapi tetap harus diwaspadai agar kita tidak terpengaruh untuk melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan iman Kristen. Misalnya, seorang dokter kandungan harus menghindari praktik aborsi, kecuali saat menghadapi kasus kandungan yang membahayakan
keselamatan sang ibu.
Ingatlah bahwa ada beberapa sumber pengetahuan yang sangat berbahaya dan bisa membawa kita menuju kehancuran. Pengetahuan seperti itu jelas tidak boleh kita ikuti. Salah satu contoh, karena kita hidup dalam masyarakat dengan banyak agama, kita perlu mema- hami agama-agama lain. Akan tetapi, kita harus senantiasa sadar bahwa tujuan kita adalah memperluas wawasan, bukan mengikuti ajaran agama-agama lain. Contoh lain: Saat seseorang sangat membu- tuhkan bimbingan dan TUHAN tampak diam, tidak menjawab doanya, seseorang mungkin akan mengatakan kepadanya bahwa dia dapat menemukan jawaban melalui konselor spiritualis atau ahli nujum. Orang Kristen yang sedang putus asa mungkin saja mengikuti nasihat seperti ini. Bacaan Alkitab hari ini mengingatkan kita akan bahaya seperti itu. Kita juga harus waspada dan menghindari praktik perilaku seksual yang menyimpang yang hanya mengumbar kesenangan sesaat. Perhatikan bahwa penyebab perlunya kehancuran total bangsa Kanaan adalah karena “segala yang menjijikkan bagi TUHAN dan yang dibenci- Nya, itulah yang mereka lakukan bagi ilah mereka.” (12:31b). Apakah Anda telah berusaha untuk selalu menghindari hal-hal yang menjijikkan dan yang dibenci TUHAN?

bottom of page