top of page

News Title

Menghormati Kehidupan Manusia

Ulangan 21

2024-04-26

Musa menetapkan prosedur untuk menangani pembunuhan yang belum terpecahkan yang terjadi di luar batas kota (21:1-9). Upaya
harus dilakukan untuk menyelidiki pembunuhan tersebut sebelum disepa- kati bahwa mereka tidak mengetahui siapa pembunuhnya. Namun, kejahatan membuat tanah tempat peristiwa terjadi menjadi tercemar dan para tua-tua di kota terdekat harus bertanggung jawab. Masalah yang terjadi di tengah-tengah mereka harus dibereskan. Para tua-tua dan para imam harus memohon pengampunan Allah dan menyelesaikan masalah. Fakta bahwa mereka tidak mengetahui siapa pelakunya tidak menghi- langkan tanggung jawab mereka.
Bacaan Alkitab hari ini menunjukkan bahwa menangani keja- hatan itu penting. Adanya kejahatan membuat suatu bangsa menja- di bersalah dan najis. Mengabaikan kejahatan berarti merendahkan martabat bangsa. Mengabaikan kejahatan sama saja dengan menga- takan bahwa kebaikan itu tidak baik, tidak penting, dan tidak dihar- gai, bahkan kejahatan tidak dianggap jahat. Tindak kejahatan yang dilakukan oleh individu merugikan sebagian orang, sehingga tindakan itu juga merugikan masyarakat. Mengabaikan tindak kejahatan adalah pe- langgaran serius terhadap nilai kebaikan dalam masyarakat. Mengabaikan tindak kejahatan sama dengan mengatakan bahwa keadilan itu tidak penting dan membuat masyarakat menjadi kotor serta rentan terhadap penyimpangan keadilan yang serius. Jadi, mengabaikan tindak kejahatan bisa dianggap lebih serius daripada kejahatan itu sendiri.
Semua sistem hukum sepakat bahwa pembunuhan merupakan masalah serius karena nyawa manusia direnggut. Dalam bacaan Alkitab hari ini tidak dipersoalkan apakah orang yang terbunuh itu orang baik atau orang jahat, tetapi yang jelas adalah bahwa pembunuhan tidak diperbolehkan. Di dunia yang dianggap maju saat ini, hidup menjadi begitu murah. Manusia yang tidak diinginkan bisa disingkirkan. Sebuah situs web pro-choice melaporkan, “1% dari semua aborsi terjadi karena pemerkosaan atau inses; 6% aborsi terjadi karena potensi masalah kesehatan baik bagi ibu maupun anak; dan 93% dari semua aborsi terjadi karena alasan sosial, yaitu bahwa anak yang digugurkan tersebut tidak diinginkan atau tidak nyaman. Pembunuhan menjadi hal biasa di banyak tempat saat ini: Aparat penegak hukum bisa melenyapkan anak-anak jalanan; lawan politik bisa disingkirkan oleh pemerintah; aktivis HAM dan jurnalis bisa dibunuh untuk membungkam suara kebenaran. Apakah Anda akan bersuara jika nilai hidup manusia diremehkan?

bottom of page