top of page

News Title

Permintaan yang Benar

Yosua 17

2024-06-09

Sepanjang hidup kita, pasti banyak permintaan yang kita ajukan baik kepada sesama ataupun kepada Tuhan. Dalam bacaan Alkitab hari ini,
ada dua permintaan kepada Yosua, yang secara tidak langsung ditujukan kepada Allah, karena cara pembagian dengan membuang undi itu berarti bahwa Allah yang membagi milik pusaka bagi umat-Nya:
Pertama, permintaan anak-anak Zelafehad. Pewarisan Tanah Kanaan didasarkan pada garis keturunan laki-laki. Karena keluarga Zelafehad tidak mempunyai anak laki-laki, anak-anak perempuannya terancam kehilangan hak waris setelah ayahnya meninggal. Sebelumnya, mereka telah menyampaikan masalah itu kepada Musa, dan Musa menyampaikan kasus itu kepada Allah, dan Allah memberikan solusi dengan mewariskan milik pusaka Zelafehad kepada anak-anak perempuannya, dengan catatan bahwa putri-putri Zelafehad harus menikah dengan pria sesuku, sehingga kepemilikan tanah itu tidaki berpindah ke suku lain (Bilangan 27:1-11; 36:6-7). Jadi, permintaan itu sebenarnya mengingatkan Yosua agar menepati janji yang sudah diberikan Allah melalui Musa.
Kedua, permintaan bani Yusuf yang terdiri dari suku Manasye dan Suku Efraim. Mereka merasa bahwa tanah yang menjadi milik pusaka mereka terlalu sempit, padahal jumlah mereka sangat banyak bila dibandingkan dengan suku-suku lain. Bila suku Manasye dan Efraim digabungkan, gabungan kedua suku ini akan menjadi jumlah orang terbanyak dibandingkan dengan suku-suku Israel yang lain. Itulah sebabnya, suku keturunan Yusuf dibagi menjadi dua suku sebagaimana doa berkat yang diberikan Yakub bagi Yusuf (Kejadian 48). Wilayah mereka menjadi terlalu sempit karena ada wilayah yang belum mereka rebut. Mereka belum merebutnya karena mereka berkecil hati dengan menganggap kekuatan lawan lebih besar, padahal jumlah mereka— gabungan Efraim dan Manasye—paling besar di antara suku-suku Israel yang ada. Jadi, mereka sebenarnya memiliki kekuatan yang besar, apa lagi mereka telah memenangkan banyak peperangan bersama Tuhan. Hal ini membuat Yosua menegur mereka.
Jadi, dapat kita lihat bahwa permintaan pertama mengingatkan Yosua akan janji firman Tuhan sedangkan permintaan yang kedua berdasarkan keserakahan dengan mengecilkan Tuhan serta potensi diri yang Tuhan berikan. Saat Anda mengajukan permohonan kepada Allah, apakah yang melandasi doa Anda? Apakah doa Anda berlandas- kan janji-janji Allah yang ada dalam Alkitab atau hanya berlandaskan keserakahan Anda saja?

bottom of page