top of page

News Title

Taat Seperti Hamba

Yesaya 49:1 - 50:3

2023-12-05

Bacaan Alkitab hari ini membicarakan tentang seorang Hamba yang kedatangan-Nya telah direncanakan sejak dari kekekalan, yaitu Yesus Kristus. Kelahiran-Nya diberitakan kepada Maria sebelum Maria mengandung, dan sudah ada nama yang diberikan kepada Maria untuk menjadi nama-Nya (49:1). Allah membuat mulut Hamba ini seperti pedang yang tajam (49:2) karena firman yang disampaikan Yesus Kristus memiliki otoritas dan kuasa. Ia berfirman, maka angin ribut diredakan. Ia berfirman, maka orang sakit disembuhkan. Ia berfirman, maka setan terusir. Yesus Kristus datang sebagai Hamba yang menyatakan kea- gungan Allah (49:3). Ia menyatakan keagungan Allah bukan melalui status sebagai raja, melainkan dengan menjadi Hamba Yang Taat (Filipi 2:8-11). Untuk memuliakan Allah, cara terbaik adalah dengan hidup menaati Dia. Ketaatan kita kepada-Nya akan membuat orang- orang memuliakan Dia. Allah mengutus Yesus Kristus ke dunia untuk segala bangsa (49:6). Melalui Yesus Kristus, Allah menyatakan karya keselamatan-Nya sampai ke ujung bumi. Umat Israel gagal menjadi berkat bagi bangsa-bangsa. Kehidupan mereka tidak taat kepada Allah. Namun, Hamba-Nya, Anak-Nya sendiri, yaitu Yesus Kristus, akan meng- genapi rencana kekal-Nya. Hamba yang diutus Allah itu akan ditolak manusia, bahkan ditolak umat-Nya sendiri, yaitu Israel. Ia akan sangat dihina, menjadi kejijikan bangsa-bangsa, menjadi hamba para penguasa (49:7). Penolakan dan penyaliban Yesus Kristus telah dinubuatkan lama sebelumnya. Ia datang benar-benar sebagai Hamba yang dihi- na, dan kemudian disalibkan. Hidup-Nya yang singkat dan berakhir mengenaskan seakan-akan sia-sia (49:4). Namun, tidak demikian adanya. Hamba yang merendahkan diri dan taat sampai mati ini akan dimuliakan (49:7). Ia akan menerima hormat, dan penyembahan dari raja-raja dan pembesar-pembesar. Segala yang ada di langit dan di bumi akan bertekuk lutut dan segala lidah akan mengaku bahwa Yesus
Kristus adalah Tuhan, bagi kemuliaan Allah Bapa! (Filipi 2:9-11).
Nubuat tentang Yesus sebagai Hamba mengajar kita—sebagai hamba-hamba Allah—untuk meneladani Yesus Kristus. Kita telah ditebus dengan darah Kristus, sehingga sepatutnya kita hidup menaati dan memuliakan Allah. Seperti Kristus, kita harus melayani dengan kerendahan hati, sehingga orang yang melihat kita memuliakan Bapa di surga. Pelayanan kita tidak akan selalu dipuji oleh orang lain. Mungkin saja kita dikritik, bahkan dihina, karena pelayanan yang kita lakukan. Namun, ingatlah bahwa Yesus Kristus—yang telah lebih dahulu menderita itu—rela merendahkan diri menjadi Hamba yang melayani. Apakah Anda sudah melayani dengan rendah hati?

bottom of page