top of page

News Title

Kehidupan Kita adalah Kesaksian

Matius 5 : 13-16

2024-08-16

Bersaksi (dalam bahasa Yunani: martureo) adalah kata yang sangat sering digunakan dalam Alkitab Perjanjian Baru untuk
mengungkapkan tugas dan tanggung jawab pengikut Kristus dalam memberitakan dan memperkenalkan Kristus yang mati dan bangkit dan yang memberi keselamatan kepada manusia. Karena tugas dan tanggung jawab ini sangat berat dan sering kali berujung pada penderitaan dan kematian, kemudian muncullah kata “martir” yang dikenakan kepada orang yang bersaksi tentang Kristus dengan pengorbanan nyawa. Mereka adalah orang yang telah menyerahkan hidupnya untuk Kristus, sehingga mereka juga rela mati untuk Kristus.
Sesungguhnya, itulah yang Kristus inginkan dari setiap pengikut- Nya, yakni orang yang mau mempersembahkan seluruh hidup mereka untuk menjadi kesaksian bagi Kristus. Mengapa pengikut Kristus harus bersaksi? Mereka harus bersaksi semata-mata karena mereka adalah pengikut Kristus, seperti yang dikatakan dalam Yohanes 15:27, “Kamu juga harus bersaksi, karena kamu sejak semula bersama-sama dengan Aku.” Karena kita adalah pengikut Kristus dan kita hidup bersama Kristus, maka kita juga harus menjadi saksi Kristus. Itulah sifat alamiah kita. Seperti garam yang harus membawa rasa asin atau seperti lampu yang harus membawa terang, demikianlah orang Kristen harus membawa Kristus dan menjadi kesaksian bagi Kristus dalam kehidupan sehari-hari. Kalau hidup kita benar-benar mengungkapkan Kristus yang hidup di dalam diri kita, kesaksian tentang Kritus “tidak mungkin disembunyikan” (Matius 5:14).
Terang kehidupan kita bukan hanya tidak boleh disembunyikan, tetapi harus kita tempatkan di tempat umum atau harus kita naikkan “di atas kaki pelita sehingga memberi terang kepada semua orang” (5:15). Bercahaya adalah sifat hakiki kehidupan Kristen. Bila kita tidak bercahaya atau tidak bersaksi tentang Kristus melalui kehidupan kita, maka kita seperti lampu yang mati, yang tidak memiliki fungsi alamiahnya lagi. Kita akan menjadi seperti garam yang kehilangan sifat asinnya, menjadi tawar, dan menjadi tidak berguna. Sayang sekali, kalau hidup seorang Kristen malah menjadi hidup yang tidak berguna, sia-sia, dan terbuang (5:13).
Tuhan Yesus menginginkan agar hidup kita berbuah. Karena kita adalah terang, kita harus terus bercahaya, yakni menjadi saksi tentang keselamatan yang Tuhan Yesus sediakan bagi dunia ini. Hidup kita ada di dalam Kristus dan bersama Kristus. Apakah Anda telah mencerminkan Kristus dan senantiasa menjadi saksi Kristus dalam setiap area kehidupan Anda?

bottom of page