top of page

News Title

Menyatakan Kasih Tuhan kepada Sesama

2 Samuel 9

2024-08-31

Biasanya, seorang raja yang berkuasa akan berusaha untuk melenyapkan seluruh anggota keluarga dari seterunya untuk
mencegah mereka merebut takhta kembali. Namun, tidak demikian halnya dengan Daud. Ia menunjukkan kasih kepada Mefiboset, anak dari Yonatan. Sikap Daud ini mungkin disebabkan karena loyalitasnya terhadap Saul yang juga diurapi TUHAN atau karena alasan politis— supaya lebih mudah menyatukan Yehuda dan Israel sebagai satu bangsa—atau karena Daud telah berjanji untuk menunjukkan kebaikan kepada keturunan Yonatan (1 Samuel 20:14-17).
Bacaan Alkitab hari ini memberi penekanan kepada kasih yang diungkapkan oleh Daud kepada Mefiboset. Pertama, kasih yang diungkapkan oleh Daud itu merupakan cermin dari kasih Allah kepada umat-Nya. Daud menunjukkan kasihnya karena ia mengingat Yonatan, sahabatnya. Selanjutnya, Daud juga menunjukkan kasih setia Allah kepada keturunan Saul (9:1,3). Jika hanya memakai ukuran kasihnya sendiri, Daud hanya akan mengasihi Yonatan dan keturunannya. Namun, berdasarkan ukuran kasih TUHAN, Daud bisa mengasihi keturunan Saul lainnya, walaupun ia telah diperlakukan dengan tidak baik. Akhirnya, hanya keturunan Yonatan saja yang masih tersisa. Perhatikan bahwa kasih kita begitu terbatas dan bersyarat, tetapi kasih TUHAN tidak terbatas. Kedua, kasih Daud memulihkan harkat dan derajat kehidupan. Daud memulihkan kondisi kehidupan Mefiboset menjadi seperti sebelum kematian ayah dan kakeknya (9:7- 13). Kondisi Mefiboset yang merasa tidak layak mencerminkan kondisi manusia berdosa yang memperoleh anugerah TUHAN dan dipulihkan hak-nya. Kita—yang telah dipulihkan derajatnya—diajak untuk turut menyatakan kasih-Nya dan memulihkan kehidupan sesama manusia, yaitu mereka yang terlantar, tak berdaya, hidup menderita, mengalami kesepian. Siapakah yang akan menyatakan kasih TUHAN kepada mereka kalau bukan anak-anak TUHAN?
Bagaimana ukuran kasih Anda saat ini? Ukuran kasih Anda terbatas atau Anda memiliki kasih TUHAN yang tidak terbatas? Apakah kasih TUHAN telah memulihkan kehidupan Anda dan membuat Anda lebih menghargai dan lebih bersedia menolong sesama, khususnya mereka yang sedang menghadapi pergumulan berat dalam hidup mereka? Marilah kita meneruskan kasih Allah yang telah kita terima dan menjadi alat di tangan TUHAN untuk memulihkan kehidupan sesama yang sedang menghadapi pergumulan berat dalam hidup mereka.

bottom of page