top of page

News Title

Sesuai Porsi yang Dipercayakan Tuhan

2 Samuel 4

2024-08-25

Porsi adalah bagian yang menjadi tanggung jawab untuk dilakukan dan dipertanggungjawabkan. Pasal ini menyampaikan beberapa
eskpresi manusia dalam menjalani porsi kehidupan. Isboset kehilangan keberaniannya karena Abner sudah mati, sehingga ia tidak lagi memiliki seorang pelindung. Ia memilih tidur siang di kala hari panas terik, padahal rakyat berada dalam kondisi yang rentan akibat kematian Abner. Ia mengabaikan porsinya sebagai raja yang harus mengayomi rakyatnya. Ba’ana dan Rekhab, dua kepala pasukan yang bertugas menjaga atau mengawal, justru membunuh Isboset dan membawa kepalanya ke hadapan Daud. Mereka mengabaikan tanggung jawab mereka dan justru berkhianat untuk kepentingan pribadi mereka. Masing-masing mereka gagal mengerjakan porsi yang sesuai dengan apa yang dipercayakan kepada mereka. Apakah Anda pernah gagal mengerjakan porsi yang seharusnya Anda kerjakan?
Tindakan Daud dalam bacaan Alkitab hari ini memberi petunjuk tentang bagaimana seharusnya mengerjakan porsi yang dipercayakan kepada kita. Apakah yang Daud lakukan? Dia tahu siapa yang penjadi penyelamatnya, yaitu TUHAN (4:9). Dia tahu cara bersikap, termasuk kepada orang yang membencinya (4:10). Dia tidak memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan (4:11); Dia menghukum mereka yang berkhianat dan menghormati mereka yang menjadi korban pengkhianatan (4:12). Daud sadar bahwa bagian yang dipercayakan oleh TUHAN kepadanya perlu dijalankan secara benar, sekalipun semua kondisi tampaknya mendukung dirinya.
Berdasarkan cara Daud mengerjakan porsinya di hadapan TUHAN, kita dapat menarik beberapa kesimpulan. Pertama, porsi kita adalah menjalankan dan mewujudkan apa yang TUHAN perintahkan. Melakukan hal-hal di luar kehendak Tuhan adalah pelanggaran yang akan mendatangkan hukuman. Kedua, motivasi dan cara yang keliru membuat kita tidak maksimal mengerjakan porsi yang TUHAN percayakan, bahkan bisa membuat kita merampas porsi orang lain dan merugikan mereka. Ketiga, kita perlu cermat mengenali kehendak TUHAN, sekalipun apa yang terlihat tampaknya sesuai dengan kehendak TUHAN bagi diri kita. Ba’ana dan Rekhab telah menjadi pelajaran bagi kita untuk bersikap cermat karena segala sesuatu yang berkilau belum tentu emas. Apakah Anda mengenal porsi Anda? Apakah Anda sedang mengerjakan porsi yang ditentukan Allah bagi diri Anda? Apakah Anda mengerjakan porsi Anda dengan penuh rasa syukur atas porsi yang telah TUHAN percayakan kepada Anda?

bottom of page